Analisis Permasalahan Dan Penanganan Solid Carryover Pada Condensate Mercury Pre-Filter Di PT PHE Jambi Merang

Authors

  • Lathifah Sukmo Putri Politeknik Energi dan Mineral Akamigas
  • Erdila Indriani Politeknik Energi dan Mineral Akamigas
  • Abdul Yusup PT PHE Jambi Merang
  • Maulana Agung Tristanto PT PHE Jambi Merang

DOI:

https://doi.org/10.53026/ijoem.v5i1.21

Keywords:

Solid Carryover, Condensate Mercury Pre Filter, Knock Out Drum, Pigging

Abstract

Lapangan Jambi Merang merupakan lapangan gas yang telah berproduksi sejak tahun 2011, terdiri dari Sungai Kenawang Central Gas Processing Plant dan Pulau Gading Gas Plant yang terdiri dari sumur produksi SKN-3, SKN-4, SKN-5, SKN-6, SKN-7, PG-1, PG-2, PG-3, PG-4 dan dua sumur injeksi. Lapangan ini memproduksikan gas sebanyak 133 MMSCFD dan kondensat sebanyak 5600-5700 BCPD. Pada tahun 2024 muncul masalah pada Lapangan Jambi Merang yaitu, terjadi perbedaan tekanan yang tinggi pada Condensate Mercury Pre-filter (SK-18-F-04 A) dan outlet filter sebesar 30 psid setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan solid carryover yang menumpuk pada filter tersebut. Dilakukan penelusuran dari berbagai aspek seperti, analisis laboratorium dan parameter alur proses produksi. Berdasarkan hasil laboratorium didapatkan hasil bahwa, solid carryover tersebut bukanlah material korosif dengan indikasi kadar Fe yang kecil sebesar 2,44 % sedangkan, dalam penelusuran alur proses produksi ditemukan solid carryover yang berasal dari Condensate Surge Vessel dimana inlet alat tersebut salah satunya berasal dari PG Knock Out Drum. Inlet PG Knock Out Drum berasal dari gas Pulau Gading Plant. Aksi perbaikan yang dilakukan Lapangan Jambi Merang dalam mengatasi permasalahan solid carryover tersebut adalah penggantian filter pada alat Condensate Mercury Pre-filter, pigging pada jalur pipa, dan inspeksi peralatan pada saat TAR (Turn Around).

Downloads

Published

2025-05-14

How to Cite

Analisis Permasalahan Dan Penanganan Solid Carryover Pada Condensate Mercury Pre-Filter Di PT PHE Jambi Merang. (2025). Indonesian Journal of Energy & Mineral, 5(1), 48-56. https://doi.org/10.53026/ijoem.v5i1.21