OPTIMASI EFISIENSI BOILER KILANG PPSDM MIGAS CEPU
DOI:
https://doi.org/10.53026/ijoem.v5i2.27Keywords:
Boiler, Efisiensi, Metode Langung, Metode Tidak Langsung, OptimasiAbstract
Steam merupakan fluida penting yang berperan dalam berbagai proses di kilang PPSDM Migas Cepu, termasuk pemanasan residu, air umpan pada de-aerator, injeksi di kolom stripper, dan penggerak pompa torak. Superheated steam diproduksi oleh boiler yang menggunakan bahan bakar R30 untuk memanaskan air umpan. Namun, performa boiler cenderung menurun seiring waktu, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan optimasi untuk memastikan efisiensinya tetap optimal. Efisiensi boiler dihitung menggunakan dua metode, yakni metode langsung dan tidak langsung. Pada metode langsung, perbandingan antara kalor yang dihasilkan oleh steam dan kalor yang disuplai melalui pembakaran bahan bakar menjadi tolok ukur. Sementara metode tidak langsung mencakup perhitungan lebih rinci, termasuk heat loss dari blowdown, atomizing steam, radiasi, gas buang kering, dan faktor penyebab kehilangan energi lainnya. Penelitian ini menunjukkan efisiensi boiler sebelum optimasi sebesar 80,67% (metode langsung) dan 80,37% (metode tidak langsung). Setelah dilakukan optimasi, efisiensi meningkat menjadi 83,50% (metode langsung) dan 82,96% (metode tidak langsung). Peningkatan kinerja boiler sebesar 4,13% dan 3,73% menggunakan masing-masing metode menunjukkan bahwa optimasi berhasil meningkatkan efi-siensi dengan cara mengurangi penggunaan bahan bakar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Energy & Mineral

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.